SUMSEL RAYA

Pemkab OKI Anggaran Rp286 Miliar Pembangunan Jalan dan Jembatan

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) anggarkan dana Rp286 miliar untuk pembangunan jalan dan jembatan. (foto : Diskominfo)
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) anggarkan dana Rp286 miliar untuk pembangunan jalan dan jembatan. (foto : Diskominfo)

I OKI - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) anggarkan dana Rp286 miliar untuk pembangunan jalan dan jembatan.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten OKI, Ir Man Winardi melalui Kepala Bidang Bina Marga, Ahmad Sulaiman mengatakan ruas jalan yang menjadi tanggungan Pemkab OKI mencapai 2,037 Kilometer dengan 188 ruas.

Jalan yang berstatus milik Pemkab OKI terbilang cukup panjang tersebut untuk perbaikannya perlu dilakukan secara bertahap karena anggaran dana yang dibutuhkan terbilang cukup besar. Dirinya memperkirakan untuk membangun 1 Kilometer jalan menelan anggaran sekitar Rp1 miliar. Artinya jika melihat jalan milik Pemkab OKI membutuhkan dana sekitar Rp2 triliun.

“Karena postur APBD kita yang terbatas maka pembangunan jalan di OKI dilaksanakan secara bertahap. Dan dianggarkan sekitar 10-15 persen dari jaringan jalan yang ada, dalam setiap tahun. Dan pada tahun ini, anggaran pembangunan jalan dan jembatan yang dianggarkan Dinas PU dan Tata Ruang OKI, sebesar Rp286 miliar," ujarnya, kemarin.

Lanjutnya, dengan dianggarkan dana untuk pembangunan jalan dan jembatan tersebut tidak ada jalan-jalan yang terputus sehingga roda perekonomian masyarakat tetap berjalan dengan baik.


Dia menambahkan, anggaran yang ada tersebut, juga terdapat dalam 150 paket kegiatan pekerjaan meliputi jalan, jembatan dan box culvert.

“Namun, tentunya kita prioritaskan anggaran yang ada untuk penanganan jalan-jalan poros, sebab jalan poros merupakan tanggung jawab dinas kita,” terangnya.

Dia mengungkapkan, selain menangani jalan poros, pihaknya juga menangani jalan yang menjadi aspirasi juga baik melalui DPRD OKI, maupun aspirasi masyarakat itu sendiri, seperti jalan-jalan desa.

“Kita juga telah menampung aspirasi jalan yang bukan wewenang atau tidak termasuk ke dalam anggaran dinas kita. Ini lagi-lagi kita lakukan untuk meningkatkan roda perekonomian yang memang diharapkan Pak Bupati,”cetusnya seraya mengatakan anggaran sebesar Rp286 miliar ini sebelumya sudah di-refocussing sebesar 11,5 persen.

Menyinggung tentang perawatan dan pembangunan jalan sepucuk Kayuagung, Ahmad Sulaiman mengatakan pembangunan jalan cor beton tersebut sudah 100 persen rampung dan telah dibangun sepanjang 36 KM.

“Namun, di sana beroperasionalnya pabrik perkebunan, oleh sebab itu kita mengharapkan agar perusahan setempat, memberikan andil dalam perawatan jalan tersebut. Sebab dalam membangun jalan tersebut, tidak sedikit menggunakan anggaran. Dan kita juga mengingatkan untuk jalan kabupaten kapasitas muatan angkutan maksimal lima ton tidak lebih. Jika melebih maka kondisi jalan akan rusak,” tukasnya. 


Video Terkait:
Video : Miris, Wanita Hamil Gagal Melahirkan Karena Jalan Rusak
Editor: Beni Martha Daya