NASIONAL

Alex Noerdin Ditahan Kejagung, Herman Deru Turut Prihatin 

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru turut prihatin mendengar mantan gubernur Sumsel 2008-2013 Alex Noerdin ditahan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI). (foto : Diskominfo)
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru turut prihatin mendengar mantan gubernur Sumsel 2008-2013 Alex Noerdin ditahan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI). (foto : Diskominfo)

| Palembang - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru turut prihatin mendengar mantan gubernur Sumsel 2008-2013 Alex Noerdin ditahan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI) . Herman Deru mengaku tidak memiliki masalah pribadi dengan Alex meski sempat berseteru dalam dua kali pilkada Sumsel yang lalu. 

"Saya tidak buat-buat ini, saya sangat prihatin secara pribadi. Karena aku tidak ada masalah dengan dengan Alex Noerdin itu," ungkap Herman Deru, di Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (16/9/2021).

Deru mengenang perkenalannya dengan Alex Noerdin sejak puluhan tahun silam, di tahun 1994 lalu. Saat itu perkenalan kedua gubernur terjadi ketika sama-sama belum berkecimpung di dunia politik. 

Menurutnya tahun 1994, Alex masih menduduki jabatan sebagai Ketua Penjabat Palembang. Mereka berteman layaknya kakak dan adik yang saling menghormati dan mengayomi. 

"Saya punya hubungan yang baik, dan kenal baik sejak 1994. Saat itu saya banyak mendapat nasihat dari Alex Noerdin," jelas Deru mengenang. 


Diakui Deru, hubungannya sempat merenggang saat pemilihan Gubernur 2013 lalu. Saat itu keduanya berhadap-hadapan sebagai calon gubernur Sumsel periode 2013-2018. Lalu hubungan tersebut memanas ketika anak dari Alex Noerdin, Dodi Reza Alex juga menghadapi Herman Deru pada Pilkada 2018 lalu. 

"Kemarin itu karena politik saja, seperti kami sedang berhadap-hadapan. Kami tidak ada masalah secara pribadi," ungkapnya.

Dirinya  berharap Alex Noerdin dapat menghadapi permasalahan hukum dengan kepala tegak. Dirinya menjelaskan jika kasus yang menjerat Alex belum final, masih ada proses hukum yang harus dilewati oleh lawan politiknya tersebut. 

"Ini musibah atau ujian bagi Alex Noerdin sebagai adik saya mendoakan beliau kuat dan tabah menghadapi kondisi ini, dan memberikan keterangan selugas-lugasnya. Mudah-mudahan beliau bisa lepas dari jerat hukum," tutup dia.

Editor: Beni Martha Daya