iNFO TV

VIDEO: Bapak dan Anak Kompak Tilep Dana Desa


| Lahat - Kejaksaan Negeri Kabupaten Lahat resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Dana Desa Banjar Negara Kecamatan Lahat Selatan, tahun Anggaran 2017-2018.

Keduanya adalah Suldan Helmi, mantan Kepala Desa Banjar Negara dan Jaka Batara Bin Suldan Helmi selalu Sekretaris dan Bendahara Desa, Banjar Negara, Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Lahat, Fithrah mengatakan, kedua tersangka yang merupakan mantan kepala desa dan sekretaris desa Banjar Negara adalah bapak dan anaknya.

Penetapan tersangka bapak dan anaknya tersebut, karena keduanya tidak dapat mempertanggung jawabkan anggaran dana desa tahun anggaran 2017-2018.

Dimana, modus kejahatan lanjut Fithrah, dalam perkara ini berupa kurangnya volume pekerjaan dan tidak ada pekerjaan yang diselesaikan. Bahkan pembangunan gedung serbaga guna dibangun tanpa musyawarah dan Kondisinya sudah roboh.


"Berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara Inspektorat atas kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan dana desa No : R/700/25/LHP/INSPEKTORAT/2021, sebesar Rp 573.383.785," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Lahat, Fithrah.

Selain ditetapkan sebagai tersangka, keduanya juga saat ini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Karena dari pemanggilan pertama sampai saat ini tidak ada yang datang dan tidak kooperatif.

Kasi Pidsus Kejari Lahat, Anjar Karya SH menjelaskan, pada tahun 2017 Desa Banjar Negara menerima Dana Desa sebesar Rp 744 Juta dan pada 2018 menerima dana desa Rp 670 Juta. 

Beberapa pekerjaan pembangunan gedung serba guna yang dinilai menyalahi ditambah lagi pembangunan jalan desa dan setapak dengan modus operandi adanya kekurangan volume pekerjaan.

Tim penyidik berkesimpulan untuk menetapkan Mantan Kepala Desa dan Sekretaris merangkap Bendahara Desa tersebut sebagai tersangka dugaan korupsi dan pada bulan 10 nanti Kejaksaan Negeri Lahat akan melimpahkan kasus dugaan korupsi dana desa ke Pengadilan Tipikor

Dalam kesempatan ini, Kejaksaan Negeri Lahat meminta kepada semua masyarakat jika melihat atau mengetahui kedua tersangka tersebut dapat menghubungi Nomer Handphone 082182232211

Editor: Raden Mohd Solehin