EKONOMI

Merger Indosat-Tri, Telkomsel dan Smartfren Ikut Berbahagia

Merger Indosat dengan Tri Indonesia disambut baik Operator Telkomsel dan Smartfren. Kedua provider tersebut dapat menyehatkan industri telekomunikasi. (foto IG IndosatOoredo)
Merger Indosat dengan Tri Indonesia disambut baik Operator Telkomsel dan Smartfren. Kedua provider tersebut dapat menyehatkan industri telekomunikasi. (foto IG IndosatOoredo)

I Jakarta - Merger PT Indosat, Tbk (Indosat Ooredoo) dengan PT Hutchison 3 Indonesia (H3I) disambut baik Telkomsel dan Smartfren. Kedua provider tersebut dapat menyehatkan industri telekomunikasi.

Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam menuturkan, Telkomsel menyambut baik atas konsolidasi yang dilakukan. Dengan korporasi ini dapat mendorong industri telekomunikasi di Indonesia.

"Semoga aksi korporasi kedua perusahaan dapat menyehatkan serta mendorong perkembangan industri telekomunikasi di Indonesia, sehingga mendukung percepatan transformasi digital Indonesia dan pemerataan layanan telekomunikasi kepada seluruh masyarakat Indonesia," sampainya kepada infosumsel.id melalui siaran resminya.

Terpisah, Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys pun mengaku pihaknya turut bahagia menyambut merger Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia.

“Kami yakin langkah tersebut memberi manfaat positif bagi industri. Terutama dalam hal mengoptimalkan resource dan menyehatkan industri telekomunikasi,” kata Merza.


Ditanya mengenai strategi Smartfren menghadapi kompetisi industri telekomunikasi pasca bergabungnya Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia, Merza mengatakan Smartfren tetap pada strateginya, yakni memberi layanan terbaik bagi pelanggan.

“Tentu saja, strategi utama Smartfren adalah selalu memberikan layanan terbaik, dan terus meningkatkan kualitas layanan kami untuk pelanggan,” tuturnya.

Kabar merger Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia ini disambut baik oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate.

"Kami tentu menyambut baik konsolidasi industri telekomunikasi secara khusus telekomunikasi selular. Suatu terobosan yang baik untuk efisiensi industri telekomunikasi serta percepatan transformasi digital Indonesia," kata Johnny, Jumat (17/9/2021).

"Indosat dan Tri Baru resmi merger setelah mendapat persetujuan pemerintah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tentunya semua aspek akan di evaluasi oleh pemerintah termasuk alokasi spektrum." ujarnya.

Dia juga menjelaskan, saat ini pemerintah masih menunggu pemberitahuan resmi dari Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia soal proses merger ini.

Editor: Beni Martha Daya