SUMSEL 24

Kakek di Pali Cabuli Tiga Bocah

Seorang Kakek berusia 70 berinisial RA lakukan perbuatan asusila kepada tiga bocah wanita yakni RW (9), SW (10) dan VA (9)  di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). (foto : Sumsel24)
Seorang Kakek berusia 70 berinisial RA lakukan perbuatan asusila kepada tiga bocah wanita yakni RW (9), SW (10) dan VA (9)  di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). (foto : Sumsel24)

I Pali - Seorang Kakek berusia 70 berinisial RA lakukan perbuatan asusila kepada tiga bocah wanita yakni RW (9), SW (10) dan VA (9)  di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Petani lansia itu ditangkap polisi, dia tidak bisa mengelak karena keluarga korban memiliki rekaman video aksi bejatnya yang dilakukan dengan iming-iming uang Rp 10 ribu.

“Alhamdulillah, tersangka tindak pidana pencabulan anak di bawah umur (RA) sudah kita tangkap tadi malam (16/9) dan dilakukan penahanan,” kata Kapolres Pali, AKBP Rizal Agus, Jumat (17/9/2021).

RA tidak bisa mengelak ketika Polisi menunjukkan barang bukti rekaman video aksi bejatnya dengan modus memberikan iming-iming sejumlah uang kepada korban. Kejadian itu terjadi pada Sabtu (11/9) sekira pukul 10.00 wib di kawasan Kecamatan Talang Ubi, Pali.

“Ada bukti rekaman video dari saksi. Keluarga korban tidak terima kemudian melapor. Modus tersangka mengimingi korban uang Rp 10 ribu hingga korban terperdaya dan dicabuli tersangka,” kata Agus.


Orang tua korban, kata Agus, awalnya tak tahu kalau anaknya telah menjadi korban pencabulan. Namun, beberapa hari kebelakang ayah korban memang sudah sempat curiga, dimana sang anak setiap pulang dari bermain selalu membawa uang.

“Ayah korban memang sempat curiga karena anaknya kerap pulang membawa uang. Saat ditanya, anaknya hanya menjawab jika uang itu dari nemu di jalan dan hasil jual rongsokan,” katanya.

Besoknya, lanjut Agus, saksi yang tak sengaja lewat dan melihat aksi bejat tersangka, kemudian merekam video. Rekaman itu, dilaporkan saksi kepada ayah korban.

“Setelah melihat video itu dari saksi, ayah korban kemudian mengintrogasi anaknya. Akhirnya anaknya ngaku kalau sudah sering dicabuli tersangka dengan diimingi diberi uang,” ungkapnya.

Ayah korban melapor ke Polisi. Dari laporan itu Polisi melakukan penyelidikan, mengecek rekaman video dan memeriksa hasil visum. Tersangka akhirnya ditangkap tanpa perlawanan dan mengakui perbuatannya.

“Dari laporan tersebut, kita menyelidiki memeriksa semua barang bukti dan menangkap tersangka tanpa perlawan. Tersangka juga mengakui semua perbuatannya,” katanya.

“Atas perbuatannya, tersangka kini di tahan di Mapolres dijerat dengan tindak pidana Pencabulan Anak Dibawah Umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 Jo 76E UU Perlindungan Anak,” jelas Agus.

Editor: Beni Martha Daya