SUMSEL 24

26 Korban Pedofilia Dapatkan Pemulihan Psikologi

Suasana di Unit Renakta Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel, Selasa (21/9). 
(Foto: Pahmi Ramadan/infosumsel.ID)
Suasana di Unit Renakta Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel, Selasa (21/9). (Foto: Pahmi Ramadan/infosumsel.ID)

| Palembang - Kementerian Sosial (Kemensos) yang di pimpin Tri Rismaharini melalui UPT Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) Prof Dr Soeharso Kemensos RI menaruh kepeduliannya terhadap 26 korban pedofilia yang dilakukan Junaidi (22) beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatannya, mereka mendatangi Unit Renakta Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel yakni untuk berkoordinasi dan membahas trauma healing (penyembuhan trauma) kepada 26 santri korban pedofilia di salah satu Ponpes Kabupaten Ogan Ilir Sumsel.

Dirkrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan melalui Kasubdit IV, Kompol Masnoni menjelaskan, bahwa Polda Sumsel menerima kerjasama dengan Kemensos RI dalam hal pendampingan psikologi bagi para korban.

"Dalam hal ini kami siap bekerjasama untuk melakukan penanganan terkait trauma yang dialami korban. Kami juga memberikan apresiasi dan terimakasih atas perhatian dari Kemensos yang diatensi langsung oleh Bu Risma," ujarnya Selasa (21/9).

Lanjut Kompol Masnoni mengungkapkan,
tidak akan menutup kemungkinan ada jumlah korban lain dalam kasus tersebut.


"Sebagian korban ada yang sudah kembali beraktivitas seperti masuk sekolah, dan sisanya masih dalam pengawasan orang tuanya. Kita akan segera menjadwalkan proses pemulihan trauma bagi para korban," ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Assement BBRSPDF Prof Dr Soeharso Kemensos RI, Elmiyana mengatakan, pendampingan terhadap ke 26 korban bakal segera dilakukan.

"Harapan kita agar 26 korban segera pulih apalagi kita berkordinasi dengan Polda Sumsel," tutupnya.

 

 

 

 

 

 


Video Terkait:
Video : Sange, Remaja Asal Empat Lawang Cabuli Bocah 2 Tahun
Editor: Intan Sriwidari