SUMSEL RAYA

Pol PP Tertibkan Pedagang BKB

Pedagang kaki lima yang berjualan di pelantaran Benteng Kuto Besak (BKB) ditertipkan satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) kota Palembang, Sabtu (2/10/2021). (Foto : Pahmi Ramadan/infosumsel.id)
Pedagang kaki lima yang berjualan di pelantaran Benteng Kuto Besak (BKB) ditertipkan satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) kota Palembang, Sabtu (2/10/2021). (Foto : Pahmi Ramadan/infosumsel.id)

| Palembang - Pedagang kaki lima yang berjualan di pelantaran Benteng Kuto Besak (BKB) ditertipkan satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) kota Palembang, Sabtu (2/10/2021). Sebelumnya sudah tertuang di dalam Peraturan Daerah No 44 tahun 2002 Jo No 13 tahun 2007 tentang keamanan dan ketertiban.

Komandan Regu Patroli Tiga Pol PP Palembang, Harry Subagio, menuturkan, pihaknya sejak seminggu terkahir telah kucing-kucingan dengan para pedagang yang membuka dagangan di plantaran BKB.

"Dalam hal ini kita gencar melakukan penertiban terhadap para pedagang di BKB," ujar Harry, Sabtu (2/10).

Harry mengungkapkan, penertiban akan dilakukan setiap hari.

"Dalam hal ini kita menerjunkan sedikitnya dua regu dalam dan satu pleton dalmas wanita dengan waktu pengawasan mulai dari 15.00 WIB sampai 21.30 WIB," katanya.


Tidak hanya itu, pihaknya juga akan selalu bergantian melakukan penjagaan.

Ia mengimbau agar pedagang tidak mendirikan dagangannya di plantaran BKB.

"Hal ini dilakukan agar kawasan BKB terlihat rapi. Apalagi kemarin selama PPKM sudah ada surat edaran pemerintah kota terkait pedagan," tutupnya.

Sementara itu seorang pedagang kaki lima Alex menuturkan, ia sudah lima tahun berjualan di kawasan BKB, bersama istrinya.

"Sebebarnya tidak ada pilihan lain, karena kita bingung mau cari tempat jualan di mana lagi,” katanya.

Alex menjelaskan, sebelumnya ia pernah berjualan di depan BKB, namun selalu sepi pelanggan.

"Saya melihat bahwa pengunjung banyak berada di kawasan pelataran wisata BKB, mangkanya kita berjualan disini," jelasnya.

Alex bercerita bahwa penghasilanya menurun derastis semenjak PPKM Level 4 diterapkan di Kota Palembang.

"Dulu sebekum PPKM, perhasilan saya bisa sampai Rp. 500 Ribu perhari, sekarang hanya Rp 100 hingga Rp 200 ribu per hari," tutupnya.

Editor: Jon Morino