SUMSEL RAYA

13 UMKM Penggiat Kopi Dilibatkan di International Coffee Day

Dinas Perkebunan Lahat libatkan 13 pelaku UMKM pengiat kopi di hari International Coffee Day (ICD). (foto : Ismail/infosumsel.id)
Dinas Perkebunan Lahat libatkan 13 pelaku UMKM pengiat kopi di hari International Coffee Day (ICD). (foto : Ismail/infosumsel.id)

I Lahat - Dinas Perkebunan Lahat libatkan 13 pelaku UMKM pengiat kopi di hari International Coffee Day (ICD). Plt Kepada Dinas Perkebunan Lahat Vivi Anggraini mengatakan pihak menggandeng Komunitas Penggiat Kopi (KPK). Dengan tujuan meningkatkan kepedulian kepada petani kopi dan penggiat kopi di Kabupaten Lahat, lalu untuk perkembangan dan kemajuan perkopian dari hulu sampai hilir di Kabupaten Lahat, serta meningkatkan keberhasilan UMKM di 24 kecamatan.

"Kegiatan ini juga bertujuan mempromosikan perdagangan kopi di Kabupaten Lahat sehingga petani sejahtera, UMKM Jaya dan Lahat Bercahaya,"ujarnya.

Selain itu, diberikan Anugrah Motivator Kopi, Duplikat Kunci Kontak CSM, Sertifikat Kopi Organik, Display Comunity Show, Apresiasi Insan Kopi, Ngopi Bareng Santri, Talk Show dan lainnya. 

Wakil Bupati Lahat, H Haryanto memberikan apresiasi dan rasa bangganya kepada semuanya yang telah berperan aktif, bersama-sama berkontribusi di dalam memperkenalkan, mengembangkan, memajukan baik di daerah hingga maupun di tingkat nasional perkopian di Kabupaten Lahat.

"Semoga acara ini memberikan manfaat yang besar kepada usaha tani kopi, UMKM dan perkembangan kemajuan perkopian dari hulu ke sampai hilir di Kabupaten Lahat,"ucapnya.


Haryanto juga berpesan, perlunya bagu insan kopi untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas kopi. Baik dari model kemasan pasar, cita rasa, hingga daya tarik promosi. Dengan harapan, pada kesempatan ini menjadi awal keberhasilan dari go market kopi dan go publik perkebunan kopi rakyat di Kabupaten Lahat dan sebagai wadah merangkup semua yang berkecimpung di dunia usaha perkopian dari hulu sampai hilir.

"Penyelenggaraan ICD ini sebagai wadah yang memberikan kesempatan kepada smeua pihak, baik dari pemerintah, perusahaan yang menjadi peminjam modal, dewan kopi, penggiat motivator kopi, Bumdes, koperasi dan seluruh insan kopi daerah yang senior sampai ke milenial," sampainya.

Editor: Beni Martha Daya