SUMSEL RAYA

DHD "Ngaku" Rugi Akibat Dana Diselewengkan Mantan Petinggi

Koperasi Darsa Harka Darussalam (DHD) Farm Indonesia mengaku mengalami kerugian akibat dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh mantan petinggi DHD. (Foto : istimewa/infosumsel.id)
Koperasi Darsa Harka Darussalam (DHD) Farm Indonesia mengaku mengalami kerugian akibat dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh mantan petinggi DHD. (Foto : istimewa/infosumsel.id)

| Palembang - Koperasi Darsa Harka Darussalam (DHD) Farm Indonesia mengaku mengalami kerugian akibat dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh mantan petinggi DHD, DHD mengaku mengalami kerugian Rp 55 miliar.

Dirut DHD Farm Indonesia Medi Siswanto, mengatakan, pihaknya terus berupaya memberikan yang terbaik untuk mitra. 

Ia berharap semua mitra bersabar, mengingat keuangan DHD Farm Indonesia mengalami penurunan sehingga membuat Keuangan DHD terganggu.

"Keuangan DHD saat ini tidak stabil, karena diduga ada penyelewengan oleh Direktur utama terdahulu atas nama Dodi Sulaiman dan Direktur Keuangan yang lama bernama Irma, dan kami manajemen sudah melaporkan penyelewengan tersebut ke Polda Sumsel pada1 Oktober 2021," kata Medi.

Sebelum persoalan ini mencuat, pihaknya meng-klaim telah melakuan analisis sejak september 2020 - mei 2021 DHD mengalami kerugian Rp 55 miliar.


"Selama 9 bulan kami melakukan audit, jika audit dilakukan lebih dahulu maka kerugian diprediksi akan lebih besar lagi," kata Medi.

Pihaknya berjanji akan tetap melakukan pembayaran meski tidak dengan kewajiban selama ini. "Ini bentuk tangung jawab kami kepada mitra,"kata Medi seraya tidak menyebutkan angka nominal yang akan dibayar kepada mitra.

Namun pembayaran kewajiban tetap dilakukan secara teknis sebagaimana dilakukan selama ini.

"Kami memohon kepada seluruh  mitra dan berharap kembali normal sedia kala,"tukasnya.


Video Terkait:
Polda Bentuk Tim Khusus Tangani Investasi DHD
Editor: Jon Morino