SUMSEL 24

Dalami Dugaan Penipuan Investasi DHD, Polda Sumsel Buka Posko Pengaduan

Ketua Tim Khusus kasus investasi DHD sekaligus Kasubdit IV Renakta Polda Sumsel, Kompol Masnoni,
Ketua Tim Khusus kasus investasi DHD sekaligus Kasubdit IV Renakta Polda Sumsel, Kompol Masnoni,

| Palembang - Polda Sumsel membuka posko pengaduan bagi korban penipuan investasi berkedok budidaya ikan lele di koperasi Darsa Harka Darussalam (DHD) Farm Indonesia. Nomor aduan dibuka karena diduga masih banyak orang diluar sana yang telah menjadi korban dari investasi yang ditawarkan DHD.

Untuk itu Ditrekrimum Polda Sumsel membuka posko pengaduan bagi orang-orang yang hendak melapor maupun sebatas konsultasi terkait persoalan tersebut. Selain posko, jika ada korban yang tak bisa datang langsung ke Polda Sumsel, maka dapat menghubungi nomor pengaduan yang disediakan.

"Posko ini untuk memudahkan pelaporan atau sebatas konsultasi bagi orang-orang yang merasa sudah jadi korban koperasi DHD," kata Ketua Tim Khusus yang menangani kasus ini sekaligus Kasubdit IV Renakta Polda Sumsel, Kompol Masnoni, Rabu (13/10/2021).

Selain bisa langsung datang ke Mapolda Sumsel tepatnya ke Subdit Renakta, masyarakat juga bisa menghubungi nomor 0812-17181801 atau 0812-7377923 untuk membuat laporan atau berkonsultasi seputar permasalahan terkait koperasi DHD.

Sebelumnya, Masnoni mengatakan, sejauh ini, setidaknya sudah ada 45 orang yang menyampaikan aduan telah menjadi korban dari Koperasi DHD Farm Indonesia.


Tak hanya di Sumsel, aduan itu juga berasal dari wilayah Jambi, Lampung dan Bengkulu.

"Pengaduan itu sampai ke kami baik secara langsung maupun online," ujarnya.

Diketahui, saat ini polisi sudah menetapkan satu tersangka atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan berkedok budidaya Kolam Lele yang dikelola Koperasi DHD Farm Indonesia.

Masnoni mengatakan, status tersangka itu sudah ditetapkan kepada IW yang tak lain Direktur Keuangan Koperasi DHD Farm Indonesia. "Statusnya juga sudah ditahan," ujarnya.


Video Terkait:
Polda Bentuk Tim Khusus Tangani Investasi DHD
Editor: Jon Morino