iNFO TV

VIDEO: Deru Ungkap Harga Karet Naik

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengungkapkan membaiknya harga karet saat ini disebabkan oleh Negara Penghasil Karet sedang lockdown sehingga tidak memproduksi karet. (foto : infosumsel.id)

I Palembang - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengungkapkan membaiknya harga karet saat ini disebabkan oleh Negara Penghasil Karet sedang lockdown sehingga tidak memproduksi karet.

Hal tersebut diungkapkan Deru saat memberikan sambutan Rapat Paripurna dalam Rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten OKI ke-76 Tahun 2021 yang disiarkan secara langsung live streaming kominfo OKI, Senin 11 Oktober 2021.

Dikatakan Deru, membaiknya harga karet saat ini berbeda dengan harga karet di tahun 2010 lalu yang mencapai Rp20.000 perkilogram. Saat di 2010, harga karet tinggi dipengaruhi oleh negara penghasil karetnya tengah melakukan replanting atau peremajaan karet sehingga kebutuhan karet dunia Indonesia menjadi salah satu negara yang menyuplai komoditas karet.

Dijelaskannya, saat negara penghasil karet lainnya sedang peremajaan karet itu berlangsung lama sehingga membuat tingkat perekonomian petani karet meningkat namun setelah negara penghasil karet tersebut telah memproduksi karet, harga karet berangsur-angsur turun puncaknya di 2019 kemarin turun sampai harga Rp5.000 perkilogram.

Deru juga mengingatkan para petani, membaiknya harga karet saat ini harus dicermati dengan hati-hati, pasalnya hal ini akan berdampak terhadap gaya hidup masyarakat yang berlebihan.


Ditempat terpisah Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel, Rudi Arpian mengatakan membaiknya harga karet saat ini terjadi karena adanya pemilihan ekonomi di Jepang.

Jepang merupakan negara konsumen terbesar kelima karet dunia, dan saat ini darurat Covid-19 dicabut, sehingga harga karet di pasar berjangka Jepang berangsur naik. Rudi mengatakan pula, agar kadar karet kering di tingkat petani lebih maksimal, ada tipsnya, yaitu pakai bahan pembeku yang dianjurkan dan harus seragam.

Bisa pakai Specta, Asap Cair atau Deorub. Lalu umur bahan olah karet rakyat (Bokar) harus sama, misal kalau umur seminggu dijual seragam umur seminggu. Jangan dicampur dengan Bokar yang berumur 2 atau 3 hari. Selanjutnya, karet kadar kering tidak boleh direndam dan dicampur dengan bahan bukan karet. Kata Rudi, Makin cepat ditumpahkan dari bak pembeku makin tinggi K3-nya.

Editor: Beni Martha Daya