SUMSEL RAYA

Deru Akui Pandemi Covid 19 Ganggu Programnya

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru saat menerima Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) yang  Ketua Plt. DJSN dr. Mohamad Subuh, MPPM. (foto : Diskominfo)
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru saat menerima Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) yang  Ketua Plt. DJSN dr. Mohamad Subuh, MPPM. (foto : Diskominfo)

I Palembang - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru akui akibat Pandemi Covid 19 membuat program yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat terganggu.

Hal tersebut diungkapkannya saat menerima Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) yang  Ketua Plt. DJSN dr. Mohamad Subuh, MPPM Yang didampingi Anggota DJSN, dr Tono Rustiano, MM, dr. Asih Eka Putri, MPPM dan Ir. Untung Riyadi SE beserta rombongan.

Dikatakan Deru, setelah dilantik sebagai Gubernur, yang pertama menjadi komitmen dirinya adalah kepedulian terhadap terus upayakan capai cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC).  

"Ini sudah komitmen tapi keadaan yang merubah yaitu datangnya covid-19. Dimana semua merubah keadaan termasuk semua program yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat" ujarnya, Jumat (15/10/2021).

Dikatakan Deru, terkait Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang meliputi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Penerima Bantuan dan Pemberdaan Sosial serta Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) sangat dibutuhkan akurasi datadata.


"Ini merupakan suatu penghargaan, karena para Dewan DJSN telah berkenan hadir di Sumsel dan semoga pertemuan ini dapat memberikan output yang baik dalam pengambilan kebijakan di bidang kesejahteraan "kata dia.

Dia berharap, dengan adanya kunjungan kerja ini, adanya pemberian wewenang atau pendelegasian ke Provinsi maupun kabupaten dan kota  terkait Jaminan Sosial karena Validasi data ada di daerah masing-masing apalagi Sumsel merupakan provinsi di Sumbagsel dengan adanya penambahan Daerah Otonomi Baru (DOB)

"Sangat dibutuhkan formula baru seperti berapa subsidi dari provinsi maka dibutuhkan adanya pembuat regulasi. Di Sumsel sudah melakukan jaminan sosial ke sektor informal sebagai stimulan, " ujarnya.

Ketua Plt. DJSN dr. Mohamad Subuh, MPPM mengatakan secara umum penanganan jaminan sosial sudah dilaksanakan dengan baik dan selamat atas keberhasilan  penanganan covid-19

"Sudah menjadi tugas kami dalam 1 tahun 2 kali kami laporkan keadaan maupun situasi terkait monitoring Jaminan Sosial Nasional kepada Presiden" ujarnya

Editor: Beni Martha Daya