POLITIK

Jabatan Herman Deru Terancam

Ketua DPW Partai NasDem Sumsel Herman Deru saat membuka Rakorda DPD Partai NasDem OKU Selatan beberapa waktu lalu. (Foto : IG DPW Nasdem Sumsel)
Ketua DPW Partai NasDem Sumsel Herman Deru saat membuka Rakorda DPD Partai NasDem OKU Selatan beberapa waktu lalu. (Foto : IG DPW Nasdem Sumsel)

I Palembang - Ditangkapnya Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI membuat Posisi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru terancam untuk dapat kembali menjabat posisi Sumsel 1 pada periode dua nantinya. Pasalnya dalam Pertarungan Pemilihan Gubernur nantinya akan muncul sosok Mr X yang memiliki kekuatan politik baik ditingkat lokal maupun nasional.

Pengamat politik Bagindo Togar dari Bagindo Togar Political Observer and Consulting (BTPOC) mengatakan ditangkapnya Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI membuat peta pertarungan pemilihan Gubernur Sumatera Selatan pada Pilkada 2024 nanti mengalami perubahan yang luar biasa.

Tersandung kasus korupsi Dodi Reza Alex Noerdin bukan hal yang menguntungkan bagi Herman Deru yang saat ini menjabat Gubernur Sumatera Selatan untuk menjabat kembali sebagai Gubernur nantinya.

"Ditangkapnya Dodi Reza membuat Pilkada Gubernur Sumsel menjadi Perubahan luar biasa, ini menjadi ancaman buat Herman Deru bukan mempermulus Deru untuk menjabat kembali" ujarnya.

Menurutnya, Dodi Reza Alex Noerdin dan Herman Deru telah bertarung dalam Pilkada Gubernur Sumatera Selatan tahun 2019, saat itu Dodi masih diuntungkan masih menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin sedangkan Deru telah selesai dalam menjabat Bupati OKU Timur dalam Pertarungan pilkada tersebut dimenangkan oleh Herman Deru.


"Nah kalau sekarang Deru sudah menjabat Gubernur mempunyai keuntungan sebagai incumbent dan bertarungan kembali dengan Dodi Reza Alex Noerdin yang kekuatannya sudah diketahui Deru, bahkan mengandalkan strategi-strategi lama tentunya ini menjadi harapan Deru untuk dapat bertarung kembali melawan Dodi Reza Alex Noerdin, maka lebih mudah untuk mengalahkan dalam pilkada gubernur nantinya," tuturnya.

Ditangkapnya Dodi Reza ini membuat munculnya sosok Mr X yang nantinya bertarungan dengan Herman Deru untuk menjabat Posisi Gubernur Sumsel dalam Pilkada Sumsel 2024 nantinya.

"Saat pertarungan pilihan gubernur nantinya, Mr X ini belum diketahui oleh Herman Deru, baik itu kekuatannya dimana, kelemahannya bagaimana, strateginya gimana. Hal ini membuat Deru makin galau bahkan terancam tidak menjabat sebagai Gubernur lagi nantinya di Periode Kedua," ujarnya.

Selain munculnya nama baru, hal yang membuat Herman Deru terancam saat pilkada nantinya tiket untuk bertarungan dalam pilgub nantinya dengan ditangkapnya Dodi Reza Alex Noerdin bukan menguatkan Deru dalam hal dukungan dari Partai Politik

"Dan Tiket untuk menunjuk 2024 dengan kasus Dodi Reza Alex Noerdin ini bukan semerta-merta menguatkan Herman Deru misalnya dari sisi dukungan, Partai Nasdem harus merangkak naik ke papan atas baru bisa Deru lolos jadi calon gubernur. Partai Golkar bisa saja memblok partai lain untuk tidak mendukung Herman Deru sehingga kesulitan untuk mendapatkan tiket calon gubernur, itu perhitungan secara politik struktural tapi secara lain bisa saja dengan kerja keras Deru dapat tiket calon gubernur,"tutupnya.

"Nah kemampuan Dodi Reza Alex Noerdin tidak sampai disitu tapi kemampuan nama baru yang akan muncul nantinya tidak dapat diketahui siapa namun memiliki ketangguhan dan Deru akan kesulitan kalau tidak merubah strategi dan gaya kepemimpinannya, kemudian branding personal ini akan menyulitkan Deru di Periode ke Dua,bahkan untuk mendapatkan tiketpun Deru akan kesulitan paling tinggi nantinya posisi Wakil Gubernur kira-kira begitu," tuturnya.

Menurutnya jalan Deru mendapatkan secara mudah tiket calon gubernur pada pilkada nantinya jika dirinya kader partai Golkar, Gerindra, PDI Perjuangan dan Demokrat yang berada di papan atas. Sedangkan Partai NasDem saat ini berada di papan tengah. "Contohnya di DPRD Provinsi tidak ada Wakil Ketua dari Partai NasDem, kalau Partai NasDem bisa ke papan atas bisa saja tapi ketika masih dikuasai Empat Parpol tersebut ini akan menjadi faktor kesulitan Serius Herman Deru, itu perhitungan secara politik struktural tapi secara lain bisa saja dengan kerja keras Deru " ujarnya.

Menurutnya, nama Baru ini sudah mempelajari Kekuatan, kelemahan dan kekurangan dari Herman Deru inilah yang menjadi menariknya Pilkada Gubernur nantinya.

Editor: Beni Martha Daya