SUMSEL RAYA

Harnojoyo Tinjau Vaksinasi Massal Pelajaran di SMPN 53 Palembang

Walikota Palembang Harnojoyo saat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi pelajaran di SMPN 53 Palembang. (fotj : Humas)
Walikota Palembang Harnojoyo saat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi pelajaran di SMPN 53 Palembang. (fotj : Humas)

I Palembang - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tetap memberlakukan sistem protokol kesehatan di dalam proses pembelajaran tatap muka yang sudah dimulai, hal ini tentunya kegiatan berkaitan dengan dimulainya Vaksinasi Covid 19 Dosis Pertama untuk Pelajar.

Selain itu juga masuknya Palembang mewakili Kota dan Kabupaten se Sumsel membuktikan jika kota Empek-empek telah berhasil dalam penerapan Vaksin dosis pertama.

Dalam sambutannya Presiden RI Joko Widodo sangat bangga melihat semangat peserta didik mau melaksanakan vaksinasi dosis pertama ini. Diantara kota Palembang ada beberapa kota dan kabupaten lainnya yang masuk seperti Gorontalo SMA Negeri 3 gorontalo, SMK Negeri 1 lampung tulang bawang Jambi pondok pesantren Alhidaya.

"Ya dalam waktu 3-4 minggu pelaksanaan dosis kedua harus di jalankan, saya menghimbau meskipun sudah melaksanakan vaksin pelaksanaan protokol kesehatan harus tetap dijaga. Seperti halnya mencuci tangan, menghindari kerumunan harusnya dilakukan," jelasnya selasa (19/10) saat berdialog virtual dengan siswa SMA Negeri 3 Gorontalo.

Dalam hal ini, Walikota Palembang Harnojoyo menyikapi amanat Presiden RI bahwa vaksinasi secara massal untuk anak remaja kita tepatnya di SMP 53 di kecamatan sako. Kita bersyukur di kota Palembang sekarang ini, berdasarkan laporan dari Kepala dinas pendidikan kota Palembang  dan dinas Kesehatan Kota Palembang anak remaja kita sudah 86% tahap pertama dosis pertama.


"Ya sehubungan dari hal ini juga dengan masuknya Palembang hari ini dalam tahap level 2 dan zona kuning. Mudah-mudahan dengan upaya kita telah melaksanakan vaksin ini tidak ragu untuk menjalani hal tersebut, sehingga proses tatap muka belajar bisa berjalan dengan maksimal. Tetap semangat dan bahagia menjalani kegiatan belajar mengajar karena dari rasa inilah kita dapat hidup sehat,"tutupnya

Editor: Beni Martha Daya