SUMSEL RAYA

Herman Deru Buka Khitanan Massal

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat melihat khitanan massal yang diselenggarakan yayasan masjid agung palembang. (Foto : Diskominfo)
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat melihat khitanan massal yang diselenggarakan yayasan masjid agung palembang. (Foto : Diskominfo)

I Palembang - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) membuka Khitanan Massal bagi Dhuafa dan Anak Yatim diselenggarakan oleh Yayasan Masjid Agung Palembang yang dilaksanakan di Halaman Masjid Agung Palembang. Rabu (20/20/2021).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1443 H, yang diikuti sebanyak 132 Orang Peserta dilaksanakan selama satu hari. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Yayasan Masjid Agung Palembang, Ir. Kgs. H. Ahmad Sarnubi pada sambutannya yang juga mengatakan bahwa kegiatan khitanan masal rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh Yayasan Masjid Agung Palembang

"Kegiatan dilaksanakan setiap tahun minimal 1 kali, peserta khitanan berasal dari masyarakat sekitar yang kurang mampu dan kegiatan kali ini sepenuhnya diinisiator oleh para jamaah masjid", ungkapnya.

Melalui kesempatan tersebut Deru mengatakan bahwa kegiatan khitanan masal sangat diperlukan oleh masyarakat sumsel yang kurang mampu dan ini tentunya sangat bermanfaat bagi mereka. Lanjut Deru, bahwa sebagai manusia kita harus menjalin hubungan baik kepada Allah SWT dan manusia serta peduli terhadap sesama.

"Dalam menjalani hidup, kita harus menjalankan hablum minallah dan hablum minannas serta peduli terhadap sesama", ungkapnya.


"Manusia yang peduli perlu diperbanyak. Dengan banyaknya orang yang peduli maka tidak ada lagi jurang pemisah antara simiskin dan sikaya", tambahnya.

Selain itu HD juga menyerahkan bantuan beras kepada masyarakat Sumsel yang terdampak Covid-19 kepada 500 Kartu Keluarga serta penyerahan santunan oleh Ketua ICSB Sumsel, Samantha Tivani Herman Deru Kepada 132 orang peserta khitanan masal sebagai bentuk kepeduliannya.


Video Terkait:
Harnojoyo Kehilangan Sosok Guru
Editor: Beni Martha Daya