LIFESTYLE

Google Umumkan Kabar Baik untuk Pengembang Aplikasi

Ilustrasi Google (Foto: istimewa)
Ilustrasi Google (Foto: istimewa)

| Palembang - Google Play mengumumkan kebijakan baru terkait pengurangan biaya standar untuk pengembang yang berpenghasilan kurang dari USD 1 juta atau Rp 14 miliar.

Kebijakan itu memfokuskan pada pengurangan biaya aplikasi langganan menjadi 15 persen. Ketentuan ini berlaku mulai 1 Januari 2022.

"Kami telah mendengar bahwa customer churn telah menyulitkan bisnis berlangganan untuk mendapatkan keuntungan dari penurunan tarif tersebut. Jadi, kami menyederhanakan berbagai hal untuk memastikan mereka dapat melakukannya," kata VP manajemen produk untuk Android dan Google Play Sameer Samat.

Selain itu, Google Play juga akan mengurangi biaya layanan untuk streaming musik dan eBook sesuai permintaan yang kini memenuhi syarat untuk biaya layanan serendah 10 persen.

"Tarif baru mengakui ekonomi industri vertikal konten media dan membuat Google Play bekerja lebih baik untuk pengembang dan komunitas seniman, musisi, dan penulis yang mereka wakili," ungkap Sameer.


Di sisi lain, CEO Bumble Whitney Wolfe Herd mengatakan perubahan harga yang dilakukan Google Play akan memungkinkan pihak Bumble untuk berinvestasi lebih baik dalam produknya.

"Perubahan harga yang mereka umumkan akan memungkinkan kami untuk berinvestasi lebih baik dalam produk kami dan lebih jauh memberdayakan pengguna untuk terhubung secara online dengan percaya diri," kata Whitney.

CEO Duolingo Luis von Ahn juga mengungkapkan bahwa pihaknya senang melihat Google telah menemukan kebijakan yang sesuai untuk para pengembang dan platform.

"Kami senang melihat Google terus berkolaborasi dengan ekosistem untuk menemukan model yang sesuai untuk pengembang dan platform."

"Pengurangan biaya berlangganan ini akan membantu Duolingo mempercepat misi pembelajaran bahsa yang tersedia secara universal," ujar Luis.

 

Editor: Intan Sriwidari