EKONOMI

Strategi Bank Indonesia Kembangkan UMKM di Sumsel

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Hari Widodo saat bincang-bincang media semarak UMKM Sriwijaya (Seru Sriwijaya) 2021, di kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Jumat (22/10/2021). (foto : beniinfosumsel)
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Hari Widodo saat bincang-bincang media semarak UMKM Sriwijaya (Seru Sriwijaya) 2021, di kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Jumat (22/10/2021). (foto : beniinfosumsel)

I Palembang - Keberadaaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumatera Selatan menjadi salah satu area berpotensi sebagai sumber ekonomi di Bumi Sriwijaya. Diperlukan upaya-upaya dalam hal melakukan pengembangan bagi pelaku UMKM. Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan dalam hal mendongkrak pelaku UMKM di Sumsel telah melakukan berbagai upaya untuk menaikan kelas UMKM.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Hari Widodo mengatakan Bank Indonesia sebagai fasilitator pelaku UMKM di Sumatera Selatan telah melakukan berbagai upaya dalam mengembankan pelaku UMKM di Sumatera Selatan seperti melakukan Webinar-webinar UMKM, Kurasi On Boarding UMKM, serta memberikan fasilitas bagi pelaku UMKM dalam mengurusi sertifikasi halal Seperti melaksanakan On Boarding UMKM bersama dengan e-commerce. 

"Kita telah membuka pelatihan langsung dari e-commerce, kita memberikan kesempatan yang sama untuk memberikan pengembangan dan pengetahuan bagi umkm yang ingin bergabung dengan e-commerce tersebut, kita juga meminta kepada Market Place itu agar membantu pelaku UMKM sampai membuka toko di market place, tercatat ada 170 UMKM bina Bank Indonesia yang sudah bergabung di e-commerce," ujarnya, saat bincang-bincang media semarak UMKM Sriwijaya (Seru Sriwijaya) 2021, di kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Jumat (22/10/2021).

Pihaknya juga melakukan Webinar-webinar mulai dari pengelolaan keuangan dalam menjalankan bisnisnya, juga melakukan pelatihan untuk beberapa pelaku UMKM yang usaha sama, seperti pengetahuan tentang kemasan dan sertifikasi halal. Selain program-program yang sifat generik seperti webinar-webinar, Karakter Bulding dan kelas-kelas umkm, Bank Indonesia juga melaksanakan event yang sifatnya khususnya misalnya seleksi untuk UMKM yang nantinya masuk dalam On Boarding UMKM yang Go Ekspor.

"Kita melakukan kurasi beberapa UMKM Bina Bank Indonesia yang telah memperoleh kurasi dan berpartisipasi dalam pameran baik ditingkat nasional maupun internasional. Kemarin ada salah satu UMKM di SUmsel untuk kriya bergerak di perhiasan itu mengikuti pameran internasional di Singapura, dan juga di New york dan juga Kopi kita membawa ke pameran internasional di Singapura dan Jepang, sebenarnya kita terus mendorong pelaku UMKM ini,"tuturnya.


Di Bidang Fashion, Bank Indonesia juga melakukan kurasi dengan membuka kelas design dan kelas produksi dimana pelaku UMKM ini ada yang bisa menjahit tapi tidak memiliki kemampuan dalam mendesign, oleh karena itu pihaknya berkerjasama dengan Dekranasda Sumsel untuk mengirimkan perwakilannya dari tiap kabupaten/kota di Sumsel untuk mengikuti kurasi bidang fashion ini.

"Kemudian Bisnis Matching, salah satunya bagaimana kita menggunakan bisnis matching antara pelaku UMKM yang mengelola produk kelapa dan turunannya dengan menghubungkan pondok pesantren sebagai basic produksinya, dengan adanya ini diharapkan adanya kerjasama dengan Pondok Pesantren dengan UMKM." ujarnya.

Semarak UMKM Sriwjaya (Seru Sriwijaya) 2021 ini merupakan upaya Bank Indonesia dalam mengembangkan UMKM di Sumatera Selatan, dimana di Seru Sriwijaya ini merupakan puncaknya daripada selebrasi pengembangan UMKM di Sumsel selama kurung satu tahun ini.

"Jadi ini merupakan puncak daripada selebrasi pengembangan UMKM di Sumsel tentunya bersinerginya dengan Pemerintah Provinsi Sumsel dan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Sumsel," tuturnya.

Dalam kegiatan Seru Sriwijaya ini tidak hanya menampilkan produk-produk UMKM di SUmatera Selatan akan tetapi juga membentukan karakter bulding dari pelaku UMKM dalam bentuk-bentuk webinar. Lanjutnya, dalam event Seru Sriwijaya ini di hari pertama pada tanggal 25 Oktober 2021 saat opening dan ceremony nantinya akan menghadirkan Menteri Koperasi dan UMKM Tetah Masduki, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Ketua Dekranasda Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru, Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi ser Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan Hari Widodo. 

Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pembentukan karakter bulding pelaku UMKM dengan Webinar UMKM Go Ekspor "Menjadi Andal di Pasar Global" dengan menghadirkan pelaku kurator fashion nasional yakni Lisa Fitriani dan Kurator Kriya Nasional yakni Bernardus Arwin.

Dihari kedua pada 26 Oktober 2021, Diisi dengan kegiatan Webinar UMKM Fashion dengan tema "Strategis Bisnis Fashion : Lika Liku Menjadi Laku" dengan menghadirkan Ria Miranda dan Muhammad Pandu Rosadi Owner of Brand Fashion Ria Miranda dan Yukka Harlanda owner of Brand Fashion Brodo. Dihari terakhir yakni 27 Oktober 2021 webinar UMKM Food dengan tema "Bisnis Masa Kini : Tea or Coffee" dengan menghadirkan Owner Of Es Teh Indonesia dan Sylvia Surya CEO Kopi Soe dan COO Menantea.

"Selain kegiatan tersebut, dalam Seru Sriwijaya 2021 ini juga akan mendisplay produk-produk UMKM Sumsel secara virtual dan dilakukan penjualan secara online produk-produk tersebut," tutupnya.

Editor: Beni Martha Daya