SUMSEL 24

Polisi Lepaskan Bibit Lobster Ke Habitatnya Usai Disita

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi membenarkan bibit lobster yang disita hasil tangkapan Unit Pidsus sudah dilepas ke Pulau Tegal Mas, Provinsi Bandar Lampung. (foto :
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi membenarkan bibit lobster yang disita hasil tangkapan Unit Pidsus sudah dilepas ke Pulau Tegal Mas, Provinsi Bandar Lampung. (foto :

I Palembang - Pihak kepolisian Unit Pidana Khusus Sat Reskrim Polrestabes Palembang bersama dengan Balai Karantina Palembang (BKIPM) melepas bibit lobster hasil sitaan ke habitatnya di dekat Pulau Tegal Mas Provinsi Lampung, pada Jumat (22/10/2021) malam.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi membenarkan bibit lobster yang disita hasil tangkapan Unit Pidsus sudah dilepas ke Pulau Tegal Mas, Provinsi Bandar Lampung.
 
"Bibit Lobster hasil sitaan sudah dilepas ke habitatnya, Jumat (22/10) malam," katanya, Sabtu (23/10/2021)

Dikatakan Tri, bibit lobster itu disita dari hasil penggagalan penyelundupan dari Pulau Jawa dengan tujuan Kota Lubuklinggau. 
 
"Dua orang diamankan dari penangkapan, yakni sopir membawa bibit lobster, berikut mobil yang mengangkutnya sudah diamankan," katanya.

Sebelumnya, anggota Unit Pidsus Polrestabes Palembang mengagalkan penyelundupan baby lobster, petugas juga mengamankan dua tersangka, yakni driver mobil Kijang Innova dengan nomor polisi BG 1107 B yang dikemudikan oleh Ferdi (26) warga Lubuk Linggau, dan ditemani oleh Dani (32) warga Lubuk Linggau.

Penangkapan tersebut berawal saat petugas menerima informasi, masuknya mobil jenis Kijang Innova bernopol BG 1107 B yang membawa bibit udang jenis Mutiara dan Pasir dari Indralaya menuju Kota Palembang.


Setelah menerima informasi tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan, terbukti petugas menemukan 18 box sterofoam berisikan benih lobster, yang merugikan negara sekitar Rp 13 Miliar di dalam mobil yang dikendarai para tersangka.

"Kedua tersangka kita tangkap di kawasan Jalan Musi 2 Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, saat digeledah mobil Innova warna hitam tersebut, membawa bibit lobster jenis pasir dan jenis mutiara. Kini kami masih gali lagi keterangan tersangka, untuk  pengembangan lebih lanjut,” ujar Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi, Jumat (22/10).

Dikatakan Kompol Tri, bahwa bibit lobster yang dibawa tersangka berasal dari Lampung menuju Lubuk Linggau.

"Pengakuan kedua tersangka bahwa mereka menyambut bibit lobster tersebut dari Kabupaten Ogan Ilir selanjutnya akan dibawa ke Kota Lubuk Linggau," ungkapnya.

Atas ulahnya kedua tersangka akan dijerat pasal 92 Jo pasal 26 ayat (1) UU RI No 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 2004 tentang perikanan.

"Tersangka kita  ancam hukuman penjara selama delapan tahun penjara, sesuai UU Karantina," tutupnya.


Video Terkait:
Video : Polisi Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp 13 Miliar
Editor: Beni Martha Daya