SUMSEL RAYA

Tarik Pajak Kendaraan Bermotor, Camat Paiker Gandeng UPTB Bapenda

Camat Paiker Noperman saat berfoto bersama dengan Petugas UPTB Bapenda Sumsel usai melakukan layanan jemput bola pembayaran pajak kendaraan bermotor. (Foto : Faris/infosumsel)
Camat Paiker Noperman saat berfoto bersama dengan Petugas UPTB Bapenda Sumsel usai melakukan layanan jemput bola pembayaran pajak kendaraan bermotor. (Foto : Faris/infosumsel)

| Empat Lawang , - Memaksimalkan Pendapat Asli Daerah (PAD) Camat Pasemah Air Keruh (Paiker) datangkan UPTB Bapenda Provinsi Sumatera Selatan Wilayah Empat Lawang untuk jemput bola pelayanan pembayaran pajak kendaraan dalam program pemutihan denda pajak kendaraan bagi warga di kecamatan Paiker.

Dalam layanan jemput bola bertempat di halaman kantor camat Pasemah Air Keruh (Paiker) yang diketuai Hengki Thomasila dengan anggota Bripka Putra Agung, Bripka Gusti Rahmadiansyah, Muhammad Amin, Chandra dan Egi Dwi Akbar, tak hanya warga yang membayar pajak, antusias warga juga bertanya mengenai pajak yang harus dibayar, khususnya kendaraan yang flatnya diluar Empat Lawang maupun diluar provinsi Sumsel.

Noperman Camat Paiker mengatakan didatangkanya petugas UPTB Bapenda ini tidak lain selain memberikan pelayanan bagi masyarakat untuk membayar pajak kendaraan sehingga tidak perlu lagi ke kantor UPTB Bapend juga untuk meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD) Empat Lawang.

"Tujuannya tidak lain kita ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat khusus dalam kemudahaan membayara pajak kendaraan," ujarnya.

Dikatakannya, di Kecamatan Paiker banyak kendaraan yang dimiliki masyarakat menggunakan flat kendaraan Bengkulu, khusus kabupaten Kepahiang dan Curup atas nama orang lain. 


"Sangat disayangkan apabila kesempatan keinginan masyarakat ingin memutasikan kendaraannya.Ini menyangkut peluang menambah PAD Empat Lawang," jelasnya. 

Kedepannya, pihaknya tidak hanya memberikan pelayanan jemput bola kedepannya juga pelayanan pembuatan dan perpanjang SIM.

"Kami mengucapkan terima kasih atas pelayanan jemput bola yang telah dilakukan. Kedepan pelayan jemput bola hendaknya tidak sebatas membayar pajak tapi juga melayani mutasi atau balik nama kendaraan dari luar Empat Lawang maupun Sumsel dan tidak kalah dibuka pula pelayanan pembuatan SIM baru," harapnya.

Sementara Let yang tinggal di Talang Padang sempat menanyakan biaya pajak mobil pickup miliknya yang tidak pernah dibayar mulai dari tahun 2016. Dia berharap tadinya ada pemutihan pajak dan tidak harus membayar 6 juta dan diberikan keringanan.

Editor: Beni Martha Daya