SUMSEL 24

Sakit Hati Mantan Tidak Mau Diajak Balikan, Dicky Sebar Vidio Syur ke FB

Dicky diamankan di Polrestabes Palembang, Rabu (24/11). 
(Foto: Pahmi Ramadan/infosumsel.ID)
Dicky diamankan di Polrestabes Palembang, Rabu (24/11). (Foto: Pahmi Ramadan/infosumsel.ID)

| Palembang - Dicky Pirmansyah (21) pelaku penyebaran vidio syur mantan kekasihnya yang berdurasi 12 detik di Facebook mengakui perbuatannya yang telah melakukan aksi pasangan suami istri sebanyak lima kali dengan korban.

"Kami sudah melakukan hubungan badan lima kali,' ujarnya Rabu (24/11).

Dicky menjelaskan, nekat menyebarkan vidio syur tersebut lantaran mantan kekasihnya tidak mau diajak balikan.

"Kami putus, lalu saya ajak balikan dia tidak mau. Saya juga mengatakan akan menikahinya dan dia juga tidak mau sehingga saya sakit hati dan nekat menyebarkan video tersebut melalui Facebook miliknya yang saya pegang," jelasnya.

Setelah menyebarkan vidio tersebut lantas korban membuat laporan polisi.


"Saya ditangkap dan menyesal," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, lantaran nekat menyebarkan video syur mantan kekasihnya sendiri, Dicky Pirmansyah (21) warga Jalan Perikanan IV, Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning Palembang ditangkap  anggota Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polrestabes Palembang.

Dicky diamankan dikediamannya, Selasa (23/11) sekitar pukul 21.00 WIB.

Pelaku ditangkap, atas laporan korban berinisial APS (21). Atas perbuatan asusila matan pacarnya tersebut yang terjadi pada 24 Agustus 2021 lalu sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, atas ulanya menyebar luaskan video syur mantan kekasihnya sendiri, pelaku ditangkap dan harus bertanggung jawab terhadap perbuatannya.

"Berkat laporan korban, anggota kita melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku, kemudian dari keterangan pelaku sendiri ke anggota kita kalau menyebarkannya ke kerabat hingga keluarga korban melalui Facebook milik korban sendiri," ujarnya, Rabu (24/11).

Diketahui bahwa akun Facebook korban sudah di kuasai pelaku sejak tiga tahun terakhir.

Kemudian korban mendapatkan informasi dari temannya Widya Nurna Ningsih kalau video syur korban berdurasi 12 detik telah tersebar melalui akun Facebook korban yang dibajak pelaku.

Akibat ulahnya pelaku dikenakan pasal 27 ayat 1 dan pasal 30 ayat 1 undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

 

 

Editor: Intan Sriwidari