SUMSEL 24

Pemuda Nekat Cabuli Bunga Saat Ada Kakaknya

Tersangka pencahulan berikut dengan barang bukti berhasil diamankan Polsek Tanjung Sakti, Senin (29/11).  (foto : ismail/infosumsel)
Tersangka pencahulan berikut dengan barang bukti berhasil diamankan Polsek Tanjung Sakti, Senin (29/11). (foto : ismail/infosumsel)

I Lahat - Aksi nekat dilakukan Bilinardo alias Nando (28), Warga Desa Lubuk Tabun Kecamatan Tanjung Sakti Pumi Kabupaten Lahat. Nando nekat mengunci Bunga (Nama samaran) didalam kamar dirumah Bunga, padahal saudara Bunga ada didalam rumah itu. 

Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK melalui Kapolsek Tanjung Sakti Iptu Nurhanas, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat yang menyerahkan pelaku dugaan pencabulan terhadap anak dibawah umur. 

"Kronologisnya bermuka, ketika Nando bertamu kerumah Bunga pada, Pukul 11:00 WIB, Minggu (28/11/2021), bermaksud untuk menemui saudara laki laki Bunga, di Desa Lubuk Tabun Kecamatan Tanjung Sakti Pumi Kabupaten Lahat. Namun nafsu bejat Nando nampaknya tak terkendali, Nando meminta izin ke kamar mandi dengan dalih pura pura sakit perut. Namun, setelah berjalan ke kamar Mandi, melihat Bunga sedang menyetrika pakaian, dan langsung digendong secara paksa masuk ke kamar dirumah tersebut, dan mengunci kamar dari dalam," kata dia, Senin (29/11/2021). 

Dalam kamar Pelaku bermaksud melampiaskan nafsu bejatnya, dengan cara memegang bagian tubuh korban, sembari mencium dan memeluk korban. 

"Kemudian korban berteriak kuat meminta tolong, akhirnya warga yang mendengar teriakan Bunga, mencoba membuka paksa pintu kamar, menggunakan linggis dan kapak, sehingga pintu berhasil terbuka," ujar dia. 


Warga yang berhasil masuk ke dalam kamar, langsung menyelamatkan Bunga, sedangkan warga lainnya mengamankan Nando, kemudian dibawa ke Mapolsek Tanjung Sakti. 

"Pada Pukul 12:00 WIB, warga membawa pelaku ke Polsek Tanjung Sakti dan diamankan di Mapolsek untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," ucapnya. 

Pihak kepolisian juga mengamankan beberapa barang bukti, berupa 1 lembar baju kaos lengan pendek warna abu abu, 1 lembar celana pendek jeans merk Nj jeans warna coklat muda, 1 lembar jaket suiter lengan panjang warna hitam merk SCREAMOUS bertuliskan SCRMS. 

"Juga diamankan sebagai badang bukti, 1 lembar celana dasar panjang warna hitam bertali dipinggang, 1 lembar baju kaos lengan pendek warna pink bertuliskan BUGS BUNNY, 1 lembar kaos singlet perempuan warna hijau bertuliskan ELLITE Paris, 1 satu lembar BH warna hitam, 1satu lembar celana dalam warna putih biru motif garis-garis," tuturnya. 

Tersangka dijerat dengan Pasal 82 Undang Undang RI Nomor 1 Tahun 2016, tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. 

"Pasal tentang perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur, sehingga pelaku diancam dengan hukuman paling rendah 5 tahun dan paling tinggi 15 tahun," pungkasnya. 


Video Terkait:
Video : Guru Ngaji di Lubuk Linggau Sodomi Anak SD Berulang Kali
Editor: Beni Martha Daya