NASIONAL

Listrik PLN Bakal Nyala Lagi di Sekitar Semeru

Ilustrasi ( Foto: Istimewa)
Ilustrasi ( Foto: Istimewa)

| Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN berencana menghidupkan kembali 69 dari 79 trafo listrik yang padam di daerah terdampak erupsi Gunung Semeru pada hari ini, Senin (6/12).

"Kami upayakan maksimal untuk penarikan jaringan baru dari daerah Dampit. Hari ini ditargetkan 69 trafo menyala," ucap General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto dalam keterangan resmi.

Sementara 10 trafo lainnya belum bisa dihidupkan karena belum pulih. Sebab, trafo tersebut ada di lokasi aliran erupsi dan tim PLN belum diizinkan untuk mengakses lokasi tersebut.

Adi mengatakan jumlah gardu distribusi yang sudah menyala mencapai 33 gardu atau 29,5 persen gardu sudah normal per Minggu (5/12) pukul 17.00 WIB.

"Jumlah pelanggan yang sudah menyala mencapai 7.697 pelanggan atau 25,2 persen, ini berarti masih ada 22.826 pelanggan yang masih terdampak," terangnya.


Selain memulihkan gardu listrik yang ada, perusahaan setrum nasional juga akan mengambil langkah alternatif berupa pembangunan jaringan listrik baru bagi desa yang aliran listriknya benar-benar terputus.

BUMN energi tersebut juga menerjunkan 124 personel untuk mempercepat pemulihan listrik di daerah terdampak erupsi melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur. Personel ini terdiri dari dua tim, yakni tim siaga sebanyak 53 personel dan tim pelaksana pekerjaan 71 personel.

"Tim terus berupaya untuk segera memulihkan listrik dengan tetap mengutamakan keselamatan warga," ujarnya.

PLN juga telah mengumpulkan genset portable berkapasitas 2,2 sampai 4 Kilo Watt (KW) sebanyak 8 unit, kapasitas 23 KW sebanyak 1 unit dari ULP dan UP3 terdekat.

"Kemudian kami menyediakan genset di posko untuk tetap ada aliran komunikasi dan penerangan bagi warga," ujarnya.

Di sisi lain, PLN juga menyiapkan posko bersama semua stakeholder sebanyak tiga pos di ULP Tempeh, Posko Sumber Kacang dan Posko Penanggal. Bantuan yang diberikan melalui Yayasan Baitul Mal PLN antara lain, masker sebanyak 800 buah, jas hujan 50 buah, selimut 50 buah, terpal 18 buah, baju/daster 50 buah.

Selain itu, ada juga mie instan sebanyak 50 dus, pampers 4 dus, sabun Mandi 100 paket masing-masing berisi 6 buah, pasta gigi 100 buah, sikat gigi 100 buah, handuk 100 buah, air mineral 50 dus, betadine 1 kardus, obat mata 1 kardus, hansaplast 10 kotak, obat batu pilek 15 kotak, obat batuk anak 10 kotak ,dan air mineral 10 kardus.

"PLN telah menyerahkan bantuan tanggap darurat bencana melalui PLN Peduli ke Kabupaten Lumajang sebesar Rp300 juta. Semoga bantuan bisa membantu warga terdampak erupsi Gunung Semeru," pungkasnya.

 

Editor: Intan Sriwidari