SUMSEL 24

Kuasa Hukum RG Sebut Ada yang Ingin Rebut Jabatan Kaprodi

Reza serta Istri dan kuasa Hukumnya Saat Memberikan Klarifikasi, Rabu (8/12). 
( Foto : Pahmi Ramadan/infosumsel.ID)
Reza serta Istri dan kuasa Hukumnya Saat Memberikan Klarifikasi, Rabu (8/12). ( Foto : Pahmi Ramadan/infosumsel.ID)

| Jakarta - Dosen Universitas Sriwijaya RG menuding kasus pelecehan yang menimpanya dipolitisasi alias ada orang yang ingin merebut jabatannya sebagai Kepala Program Studi (Kaprodi) di Fakultas Ekonomi.

Hal itu dikatakannya usai dilaporkan tiga mahasiswi ke kepolisian terkait dugaan pelecehan seksual.

Kuasa Hukum RG, Gandhi Arius, mengatakan berdasarkan perkembangan pemberitaan di media, sangat terasa kental unsur politisasi dalam kasus ini.

Para mahasiswa yang merasa dirugikan itu, ujar Gandhi, sengaja digiring oleh pihak internal untuk menyelesaikan kasus ini ke jalur hukum.

"Kita tidak suudzon, tidak menuduh. Dari kejadian yang kita amati tentang anak itu, ada oknum dosen yang kelihatan sekali menggiring. Tidak bisa saya katakan apakah ada perseteruan di antara mereka, hanya mereka yang paling tahu. Apa yang dirasakan mereka tidak sejalan. Kelihatan, momen penting dorong langsung," ujar Gandhi, Rabu (8/12).


Dirinya membandingkan kasus yang kini dihadapi RG dengan kasus yang terjadi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Diketahui, Kepala Laboratorium Sejarah FKIP Unsri Adhitya Rol Asmi ditetapkan sebagai tersangka pelecehan seksual terhadap mahasiswa berinisial DR.

 


Video Terkait:
Video : KAHMI Akan Dampingi Korban Pelecehan Mahasiswi Unsri
Editor: Intan Sriwidari