SUMSEL RAYA

Harga Minyak Goreng Tinggi, Herman Deru 'Salahkan' Produsen dan Pedagang

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru saat meninjau Pasar tradisional Alang-Alang Lebar. (foto : Yola/infosumsel)
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru saat meninjau Pasar tradisional Alang-Alang Lebar. (foto : Yola/infosumsel)

- Tingginya harga minyak goreng kemasan saat ini disebabkan masih kurang kesadarannya pelaku produsen minyak goreng hingga pedagang eceran yang masih mencari kesempatan untuk melakukan pelanggaran. Adanya operasi pasar yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Pasar Alang-Alang Lebar, Rabu (12/1/2022) diharapkan dapat memberikan kesadaran semua pihak.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengatakan adanya gejolak harga minyak goreng kemasan saat ini disebabkan ada oknum yang mencari kesempatan seperti menimbun minyak dan adanya permainan harga yang dilakukan oleh oknum baik produser dan pedagang dari hulu ke hilir. 

Oleh karena itu, adanya Operasi pasar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh produsen minyak goreng artinya kita banyak memproduksi minyak goreng. Ini lah yang dibentukan kerjasama agar tidak terjadi gejolak harga.

"Kalau semua pihak dari Hulu hingga Hilir sampai ke pedagang eceran ini tidak bermain-main tidak akan pernah terjadi gejolak harga. Apapun situasi pada saat itu mau lebaran, tahun baru, natal dan imlek tidak akan mungkin naik tapikan disela-sela aliran dari hulu ke hilir ini ada juga yang masih main-main mau cari-cari kesempatan seperti menimbul," kata Herman Deru.

Oleh karena itu peranan pihak aparat baik itu TNI maupun Polri sangat penting dalam melakukan pengawasan sembako ini. "Maka itu saya minta TNI dan Polri tegas menindak pelaku penimbunan sembako di Sumatera Selatan." pintanya.


Dikatakan Deru, Operasi Pasar yang dilakukan saat ini akan sia-sia jika tidak dilakukan pengawasan karena operasi pasar ini dilakukan bukan karena hal darurat akan tetapi mengingatkan semua pihak agar tidak main-main.

Dikatakannya, percuma jika ada operasi pasar namun tidak dilakukan pengawasan karena operasi pasar ini maksudnya bukan karena darurat tapi mengingatkan semua pihak dari produsen sampai dengan pedagang eceran untuk tidak melakukan penimbunan barang sembako.

"Sebenarnya Operasi Pasar itu tidak diperlu dilakukan jika semuanya sadar baik dari Produsen hingga pedagangnya," tutupnya.


Video Terkait:
Video : Harga Minyak Goreng Tinggi, Herman Deru Salahkan Pedagang dan Produsen
Editor: Beni Martha Daya