EKONOMI

Teten Masduki Bangga E-Commerce Lokal NTB.Mall Tembus Pasar Ekspor

Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Teteh Masduki saat berkunjung ke NTB. (Foto : Kemenkop UKM)
Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Teteh Masduki saat berkunjung ke NTB. (Foto : Kemenkop UKM)

- Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Teten Masduki mengapresiasi kehadirean e-commerce lokal Provinsi NTB yakni NTB Mal yang mampu membawa produk unggulan daerahnya menembus pasar global.

"Semua produk seharusnya juga bisa masuk ke sini. Jadi biar lebih mudah mereka meraih marketnya. Bahkan bisa masuk juga menjadi penyuplai hotel-hotel di NTB," ujar Teten dalam kunjungan kerjanya ke Lombok serta Mataram, kemarin.

Lanjutnya, Produk UMKM yang telah bergabung di NTB Mall dapat diintegrasikan dengan platform e-katalog milik KemenKopUKM bertajuk SMEsta.Id mana platform ini menjadi panduan para investor dalam mencari produk-produk unggulan Indonesia kualitas ekspor.

"Saat ini kurang lebih ada sekitar 2 ribu produk tergabung dan telah terkurasi di SMEsta.id Saya ingin produk unggulan ekspor dari NTB Mall ini juga bergabung di sana, sehingga akses pasarnya lebih luas," ucap Menteri Teten.

Tak hanya itu, dalam mengembangkan produk unggulan NTB, KemenKopUKM lanjut Teten, juga siap memberikan pendampingan, pembiayaan serta akses pasar. Untuk itu ia meminta, setiap produk harus memiliki kemasan dan konsep yang menarik.


Hal ini pula yang menurut Menteri Teten menjadi daya tarik investor. Apalagi NTB sebentar lagi akan menggelar event Internasional MotoGP Mandalika 2022, yang menjadi peluang bagi produk unggulan NTB  untuk menarik market yang lebih besar lagi. 

"Event MotoGP akan dimanfaatkan supaya produk UMKM ini bisa punya kesempatan masuk ke pasar global. Sehingga mulai dikenal masyarakat luar, dan market dunia," sebut MenKopUKM.

Untuk itu Provinsi NTB dan KemenKopUM harus melakukan kurasi dengan baik, serta analisis market yang potensial. Terutama berdasarkan pengalaman penyelenggaraan MotoGP sebelumnya di Sepang, Malaysia.

"Tentu untuk MotoGP harus sesuai produk dengan potensi marketnya. Selain itu kita targetkan Februari 2022 e-katalog untuk tamu MotoGP sudah siap dan diedarkan. Mulai dari produk kuliner, kriya, fesyen dan produk wisata sudah bisa diakses para penonton dan tamu dari luar negeri yang ditaksir mencapai 100 ribu orang," yakin Menteri Teten.

Kesiapan UMKM dari segi desain, branding dan packaging yang menarik, termasuk dukungan pembiayaan dari pemerintah yang telah tersedia untuk segera dimanfaatkan.

"Misalnya NTB Mall punya mitra sebagai offtaker bisa masuk kepada KUR Klaster hingga Rp 500 juta dengan bunga 3 persen hingga Juni 2022, sehingga mempermudah UMKM mengembangkan usahanya. Selanjutnya juga percepatan NIB (Nomor Induk Berusaha) supaya bisa memiliki sertifikat dan lainnya. Jika ada potensial usaha yang lebih besar segera didampingi," pinta Menteri Teten.

Editor: Beni Martha Daya