• Rabu, 10 Agustus 2022

Napi Koruptor Gigit Jari Tak Dapat Remisi

- Rabu, 5 Mei 2021 | 20:27 WIB
Salah satu warga binaan dapat remisi dan bebas dari tahanan. (Foto: ist)
Salah satu warga binaan dapat remisi dan bebas dari tahanan. (Foto: ist)

infosumsel.ID | Palembang- Sebanyak 8.442 warga binaan di Sumsel mendapatkan remisi khusus (RK) lebaran Idul Fitri, serta 26 orang mendapat RK II (bebas murni) dimana 8 orang merupakan warga binaan dengan kasus narkotika.

"Dan perlu kami tegaskan bahwa tidak ada warga binaan atas kasus korupsi yang mendapat remisi," ucap Kepala Sub Bagian Humas, Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Sumsel Hamsir, saat dikonfirmasi sejumlah awak media Rabu (05/05/2021).

Pada tahun 2021 ini, setidaknya ada 14.558 warga binaan yang diusulkan oleh Kemenkumham Sumsel ke Ditjen Pemasyarakatan untuk mendapatkan remisi Idul Fitri

Tahun ini 14.558 warga binaan yang diusulkan Kemenkumham Sumsel ke Ditjen Pemasyarakatan untuk mendapat remisi Idul Fitri. Jumlah tersebut terdiri dari 2.393 tahanan dan 12.165 napi yang ada di Sumsel.

Kemudian, syarat untuk menerima remisi diantaranya yakni berkelakuan baik, sudah menjalani pidana minimal 6 bulan dan sudah lengkap administrasi (putusan pengadilan, eksekusi jaksa, surat perintah penahanan).

Hamsir juga menjelaskan,  jika warga binaan yang termasuk dalam PP 99 tahun 2012 yakni koruptor, narkotika, terorisme serta kejahatan transnasional terorganisasi lainnya.

"Mereka harus memenuhi syarat yakni mendapat JC (Justice Collaborator) dari penyidik bila ingin memperoleh remisi, Diluar dari syarat tersebut, maka tidak berhak untuk mendapat remisi," ujarnya.

Terakhir, Hamsir berharap dengan adanya RK ini warga binaan dapat bersyukur dengan pengurangan masa hukuman yang mereka dapat.

"Bagi mereka yang langsung bebas, selamat mereka sudah dapat berkumpul lagi bersama keluarganya, lalu diharapkan kepada mereka agar tidak lagi melakukan tindak pidana lagi," tutupnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X