• Sabtu, 13 Agustus 2022

Minyak Goreng di Pasar Tradisional Mulai Langka, Penyebabnya Ini...

- Sabtu, 19 Februari 2022 | 19:51 WIB
Pedagang minyak goreng di pasar tradisional di Palembang menjual minyak goreng dengan stock lama yang harga lebih tinggi dari kebijakan pemerintah (adwinda/infosumsel.id)
Pedagang minyak goreng di pasar tradisional di Palembang menjual minyak goreng dengan stock lama yang harga lebih tinggi dari kebijakan pemerintah (adwinda/infosumsel.id)

infosumsel.ID - Stok minyak goreng di sejumlah pasar tradisional di kota Palembang mulai langka. Seperti di pasar 10 Ulu Palembang.

Ditengah kebijakan pemerintah yang menerapkan satu harga minyak goreng baik di pasar modern seperti Indomaret dan Alfamart maupun tradisional tidak diiringi dengan stock minyak goreng yang beredar di pasaran.

Dari pantauan tim infosumsel.ID peredaran minyak goreng bersubsidi sendiri masih tergolong langka terlebih lagi pasar modern dan pasar tradisional.

Baca Juga: Polda Sumatera Utara Temukan 1,1 Juta Kilogram Minyak Goreng di Gudang Milik Indomaret dan Alfamart

Ditemui di Pasar 10 Ulu Palembang, Suswanto mengatakan tingkat keinginan membeli minyak goreng di tokonya masih tinggi. Namun stok yang tersedia cepat habis.

“Dikasih jatah 1 minggu 10 dus, dibagi pelanggan ada yang dapat 2 liter, ada yang 1 liter. Tapi itu tidak mencukupi untuk pasar,” ungkapnya, Sabtu (19/2/2022).

Untuk menjual minyak goreng bersubsidi pun, ia mengatakan bahwa penjual wajib memberikan fotokopi KTP kepada distributor.

Baca Juga: Gubernur Sumatera Utara Geram Dengan Ulah Indomaret dan Alfamart Timbun Minyak Goreng

“Toko ke distributor wajib KTP, kalau tidak ada, tidak dikasih barang,” ujarnya.

“Harapannya minyak disubsidi bagus, setuju kami. Tapi kami juga minta minyak jangan sampai kosong, harus terpenuhinya. Disubsidi bagus, kami terima. Tapi stok barang harus ready,” harapnya.

Halaman:

Editor: Benni Martha Daya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X