• Senin, 27 Juni 2022

Jika Terinfeksi PMK, Daging Hewan Ternak Masih Bisa Dikonsumsi

- Senin, 23 Mei 2022 | 19:02 WIB
: Peternak sapi di Desa Marga Mulya Kecamatan Kikim Timur Tengah memberikan makan sapi, Senin (23/5/2022).  (ismail/infosumsel.id)
: Peternak sapi di Desa Marga Mulya Kecamatan Kikim Timur Tengah memberikan makan sapi, Senin (23/5/2022). (ismail/infosumsel.id)

infosumsel.ID - Daging hewan ternak yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), masih bisa dikonsumsi, asalnya dengan prosedur khusus dalam memasaknya.

Menurut Eti Listina, Kepala Dinas TPH dan Peternakan Kabupaten Lahat, daging hewan yang terinfeksi PMK bisa dikonsumsi, dengan cara direbus dengan air sampai mendidih, atau di masukkan ke freezer dengan suhu minimal nol derajat celcius.

"Iya betul, daging hewan ternak yang positif terjangkit PMK masih bisa dikonsumsi, dan Insya Allah aman. Asalnya sebelum memasaknya, direbus dulu, atau di dinginkan pada suhu nol derajat celcius, setelah itu bisa dimasak, dan dikonsumsi," kata dia, Senin (23/05/2022).

Baca Juga: Antisipasi Wabah Penyakit PMK pada Hewan, Ini yang Dilakukan Pemkab Lahat

Dilanjutkan Eti, bagian yang sebaiknya dihindari, yakni kaki, pada bagian mulut dan jeroannya, karena pada bagian itulah penyakit menginfeksi.

"Hindari saja, konsumsi saja pada dagingnya, tapi kalau terpaksa mau dikonsumsi, dipisahkan terlebih dahulu, jangan dicampur dengan bagian daging, dan lakukan perebusan, kemudian dinginkan dalam freezer," ungkap dia.

Baca Juga: Ekspor Sawit Dibuka Kembali, Ini Kata Petani Sawit di Empat Lawang

Namun sejauh ini, belum ditemukan kasus PMK di Kabupaten Lahat.

"Belum, belum ada hewan ternak berkaki genap yang terjangkit PMK, dan kita berharap tidak masuk dan menular di Kabupaten Lahat," ujarnya.

Eti menjelaskan, PMK disebabkan oleh virus, sehingga bisa menyebar ke hewan yang sehat.

Halaman:

Editor: Benni Martha Daya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X