• Senin, 15 Agustus 2022

Harga Buah Kopi Di Lahat Masih Bertahan di Rp21 Ribu Perkilogram

- Jumat, 17 Juni 2022 | 17:34 WIB
Petani Kopi di desa Talang Tinggi, Kecamatan Muara Payang, Tunjukkan Biji Kopi di mesin penggilingan (Ismail/infosumsel)
Petani Kopi di desa Talang Tinggi, Kecamatan Muara Payang, Tunjukkan Biji Kopi di mesin penggilingan (Ismail/infosumsel)

infosumsel.ID - Meski musim hampir berakhir, harga kopi kering masih bertahan di kisaran Rp.20.500 ribu - Rp.21.000. Belum ada peningkatan harga.

Pada musim buah kopi tahun ini, petani kopi di Kecamatan Muara Payang dan sekitarnya, mengalami penurunan hasil produksi.

Baca Juga: Inovasi Sambung Pucuk Dan Rumah Produksi Kopi Pagaralam Raih PPD Terbaik Kedua Se Indonesia

Hal itu disebabnya selain faktor cuaca, mahalnya harga pupuk untuk pasca dan pra musim, sehingga petani kopi tidak melakukan pemupukkan.

Jeri (34) petani kopi dari Desa Talang Tinggi, Kecamatan Muara Payang mengungkapkan, musim tahun ini, hampir sama dengan tahun kemarin, belum ada peningkatan hasil. Begitu juga harga jualnya, masih bertahan di harga Rp.21.000 ribu.

Baca Juga: Review Perbandingan Processor Helio G96 vs Snapdragon 680, Siapa yang Lebih Handal?

"Kawe kurang buah, musih kah udemlah, harga mase mainilah, lom naik-naik,"ungkap Jeri, Jumat (17/6).

Senada diungkapkan Mahendri (30), selain harga masih belum bersahabat (seimbang dengan kebutuhan pokok), upah dan ongkos angkut hasil produksi berubah harga. Penyebabnya jalan-jalan usaha tani di daerah kami ini, 99 persen masih tanah.

Baca Juga: Eril Dijadikan Tukang Cat Rumah Warga, Oleh Ridwan Kamil, Kita Lihat Potretnya yuk

"Harapannya, harga naik hasil produksi meningkat, jalan usaha tani dibangun untuk mengurangi upah angkut yang mahal," harapnya.

Halaman:

Editor: Benni Martha Daya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

43 Personil Polres Lahat Diganjar Penghargaan

Selasa, 28 Juni 2022 | 19:35 WIB
X