• Sabtu, 25 Juni 2022

Erick Thohir Dorong BUMN Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Warga NU

- Minggu, 19 Juni 2022 | 17:15 WIB
Menteri BUMN, Erick Thohir saat Silaturahmi Akbar Muslimat NU se-Kota Palembang di Kampus 3 Pondok Pesantren Muqimus Sunnah Palembang, Sumatera Selatan,
Menteri BUMN, Erick Thohir saat Silaturahmi Akbar Muslimat NU se-Kota Palembang di Kampus 3 Pondok Pesantren Muqimus Sunnah Palembang, Sumatera Selatan,

infosumsel.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, BUMN terus berupaya menjadi penyeimbang bagi perekonomian Indonesia.

Melalui program ekonomi kerakyatan dan keumatan, lanjut Erick Thohir, BUMN ingin membangkitkan potensi ekonomi rakyat dan umat.

Hal ini disampaikan Erick Thohor saat Silaturahmi Akbar Muslimat NU se-Kota Palembang di Kampus 3 Pondok Pesantren Muqimus Sunnah Palembang, Sumatera Selatan, Minggu, 19 Juni 2022 Erick begitu terkesan dengan acara yang tak hanya dihadiri oleh ribuan muslimat NU, melainkan sejumlah suster Katolik tampak ikut menyanyikan lagu Yalal Wathon.

Baca Juga: Meski Tak Mendapat Sponsor dari BUMN Untuk Formula E, Ahmad Sahroni Tetap Mengundang Erick Thohir

"Luar biasa kita saat kita lihat muslimat NU dengan para suster bersama-sama menyanyikan Yalal Wathon yang maknanya begitu dalam bagi kebangsaan kita. Jangan malu-malu untuk bangkit. Sudah terlalu lama bangsa kita dipecah belah. Sumber daya alam dan market diambil bangsa asing untuk pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja mereka. Akhirnya kita terjebak pada kesenjangan ekonomi," ujar Erick Thohir

Erick mengatakan, Indonesia seyogyanya harus mampu mengoptimalkan SDA dan market besar untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya sendiri. Erick tak ingin ekonomi rakyat dan umat serta pendidikan menjadi kelas dua di negerinya sendiri.

Pemerintah melalui BUMN, lanjut Erick, juga berkomitmen hadir membantu masyarakat. Erick mencontohkan keputusan pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM jenis Pertalite di saat harga BBM seluruh dunia tengah mengalami kenaikan. Pun saat pandemi terjadi, pemerintah memberikan pelayanan kesehatan dan vaksinasi secara gratis untuk masyarakat.

Baca Juga: Razia PolPP Lahat Amankan Ratusan Mikol dari Tujuh Titik Warung

"Saya berjuang setulus-tulusnya agar BUMN-nya sehat, tadinya untung hanya Rp13 triliun pada 2020, setelah diperbaiki, bersih-bersih BUMN, yang korupsi dipenjarakan, sekarang (2021) untungnya Rp 126 triliun," ucap Erick.

Menurut Erick, Indonesia harus memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi yang bertumbuh lima persen setiap tahun. Erick tak ingin tren positif hanya menjadikan masyarakat kembali menjadi penonton saja.

Oleh karena itu, tegas Erick, BUMN berkomitmen mendorong kemandirian ekonomi NU. Menurut Erick, NU memiliki peran vital dalam menjadi fondasi bagi ekonomi dan pendidikan bangsa.

Halaman:

Editor: Benni Martha Daya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X