• Senin, 15 Agustus 2022

Kemensos dan Pemkab OKI Bantu Pengobatan Kakak Beradik Penyandang Disabilitas di SP Padang

- Minggu, 26 Juni 2022 | 21:28 WIB
Petugas dari Kemensos dan Pemkab OKI Saat menyalurkan bantuan kepada penyandang disabilitas (kominfo oki)
Petugas dari Kemensos dan Pemkab OKI Saat menyalurkan bantuan kepada penyandang disabilitas (kominfo oki)

infosumsel.ID - Tim Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengunjungi rumah Marlina (34) dan Senen (26) penyandang disabilitas Cerebral Palsy (CP) di Desa Awal Terusan Kecamatan SP Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir, Minggu, 26 Juni 2022. Kunjungan tim Kemensos dan Pemkab OKI itu sekaligus memberikan bantuan pengobatan.

Plt. Direktur Rehabilitasi Sosial dan Penyandang Disabilitas Kemensos RI, Salahudin mengatakan respon dari Kemensos dan Pemkab ini untuk memastikan penerima manfaat ini bisa sampai ke rumah sakit dengan pelayanan maksimal.

“Kita akan bawa ke rumah sakit di Palembang untuk dilakukan observasi terlebih dahulu, Jika harus dirujuk ke Solo kita akan bawa ke sana karena rumah sakitnya memang dikhususkan untuk menangani kasus-kasus seperti ini” Ungkap Salahudin.

Baca Juga: Berikan Hak Kaum Disabilitas, Herman Deru: Canangkan Pelayanan Dokumen Pribadi

Respon terhadap penderitaan yang dialami putra putri pasangan Hamdi (70) dan Karsi (61) ini berkat keterpaduan dan kerjasama antara Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah.

“Kasus ini banyak juga terjadi di provinsi lain bukannya pemda tidak menangani, bukan pula baru kali ini Kemensos turun langsung melakukan penanganan. Yang kita lakukan bagaimana bisa memandirikan keduanya minimal bisa melayani dirinya sendiri” Ujar Salahudin.

Ditambahkannya jika tidak bisa lagi ditanggulangi secara medis, maka keberlangsungan hidup keluarga ini akan menjadi perhatian pemerintah.

Baca Juga: Berikut Panduan Penyelenggaran Shalat Idul Adha 1443 Hijriah Yang diterbitkan Menteri Agama

“Kita ingin mengupayakan semaksimal mungkin. Perintah bu mentri secara ekplisit mengatakan selamatkan. Artinya kita juga pikirkan bagaimana kelangsungan hidup keluarga ini ke depan” Terang dia.

Selain Marlina dan Senen observasi kesehatan juga akan dilakukan kepada Tantri (17) adik ketiga mereka. Hal ini dilakukan mengingat kedua orang tua mereka sudah uzur jika telah tiada maka tumpuan hidup ada pada Tantri.

Halaman:

Editor: Benni Martha Daya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X