• Rabu, 5 Oktober 2022

Angka Stunting di Muba Masih 23 Persen, ini Langkah yang Dilakukan PJ Bupati

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 10:40 WIB
Rembuk Stunting Muba 2022 jadi langkah Pj Bupati turunkan angka stunting di Muba (Dok Kominfo Muba)
Rembuk Stunting Muba 2022 jadi langkah Pj Bupati turunkan angka stunting di Muba (Dok Kominfo Muba)

infosumsel.ID - Berdasarkan hasil SSGI Tahun 219, angka stunting di Kabupaten Musi Banyuasin atau Muba sebesar 23,04 persen. Namun, pada tahun 2021, angkanya menjadi 23 persen.

Secara persentase, ungkap Pj Bupati Muba, Apriyadi, terjadi penurunan untuk angka stunting di Kabupaten Muba. Bahkan, menurut hasil penilaian status gizi balita yang diambil dari aplikasi e-PPGBM pada tahun 2019 prevalensi balita stunting sebesar 8,9 persen dan bila dibandingkan dengan tahun 2021 prevalensi balita stunting sebesar 2,2 persen.

Baca Juga: Khutbah Jumat Hari Ini: Tema Menjelasakan Puasa Muharram dan Puasa Qadha

Meski telah terjadi penurunan angka stunting, pria yang pernah menjabat Sekda Kabupaten Muba dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Muba ini, tetap mengedepankan prioritas terhadap penekanan angka stunting di wilayahnya.

"Secara angka, jumlah stunting di Kabupaten Musi Banyuasin terjadi penurunan, namun pencegahan stunting tetap menjadi prioritas yang harus dilaksanakan secara integritas," imbuhnya.

Apriyadi menuturkan, masalah stunting merupakan salah satu masalah yang masih menjadi fokus untuk segera ditanggulangi di Kabupaten Muba.

Baca Juga: Raminom di Pengabdi Setan 2: Communion Adalah Sosok Provet atau Nabi dan Penyihir, ini Penjelasannya

Apalagi, pada lokus stunting pada tahun 2021 berdasarkan Keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor KEP.42/M.PPN/HK/04/2020 tentang Penetapan Perluasan Kabupaten/Kita Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi tahun 2021, Kabupaten Muba berkomitmen menyukseskan upaya itu melalui delapan aksi konvergensi Stunting.

Aksi penurunan stunting, penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang dapat merugikan seperti terhambatnya tumbuh kembang anak.

Baca Juga: Review Nokia Edge 2022 dan Nokia 7610 5G, 2 HP Mewah Tanda Bangkitnya Sang Raja Ponsel, Simak Keunggulannya

Halaman:

Editor: Raden Mohd Solehin

Sumber: Kominfo Muba

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X